Bacaan Harian Kitab Suci Injil
Hari Kamis, tanggal 27-05-2010
Markus 10:46-52
46.Pada suatu hari Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Yerikho.Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho,bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong,ada seorang pengemis yang buta,bernama Bartimeus,anak Timeus,duduk di pinggir jalan.
47.Ketika didengarnya,bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret,mulailah ia berseru:"Yesus,anak Daud,kasihanilah Aku!"
48.Banyak orang menegornya supaya ia diam.Namun semakin keras ia berseru:"Anak Daud,kasihanilah aku!"
49.Lalu Yesus berhenti dan berkata:"Panggilah dia!"Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya:"Kuatkan hatimu,berdirilah,Ia memanggil engkau."
50.Lalu ia menanggalkan jubahnya,ia segera berdiri dan pergi mendapatkan Yesus.
51.Tanya Yesus kepadanya:"Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?"Jawab orang buta itu:"Rabuni,supaya aku dapat melihat!"
52.Lalu kata Yesus kepadanya:"Pergilah,imanmu telah menyelamatkan engkau!"Pada saat itu juga melihatlah ia,lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.
Renungan:
Pengharapan,sikap penyerahan sepenuhnya kepada Allah disertai dengan ketekunan,pantang menyerah dan penuh dengan iman akan membawa kesembuhan,tidak hanya jasmani tetapi juga rohani kita.Dalam bacaan di atas,orang yang buta dengan penuh iman sungguh merindukan kesembuhan jasmani.Biar pun ditegur supaya diam,dia justru semakin keras berteriak supaya terdengar oleh Yesus.Usahanya tidaklah sia-sia,Yesus memanggil dia dan berkat imannya,orang buta itu di sembuhkan.Semoga kita pun diteguhkan dalam iman kita kepada Yesus Kristus.
Rabu, 26 Mei 2010
Bacaan Injil Hari Rabu, 26 Mei 2010
Hari Biasa Pekan VIII
Bacaan Injil Hari Rabu,tanggal 26 Mei 2010
Markus 10:32-45
32.Sekali peristiwa Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem.Yesus berjalan di depan.Murid-murid merasa cemas dan juga orang-orang yang mengikuti Dia dari belakang merasa takut.Sekali lagi Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan Ia mulai mengatakan kepada mereka apa yang akan terjadi atas diri-Nya,
33.kata-Nya:"Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat,dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati.Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah,
34.dan Ia akan diolok-olokkan,diludahi,disesah dan dibunuh,dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit."
35.Lalu Yakobus dan Yohanes,anak-anak Zebedeus,mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya:"Guru,kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permohonan kami!"
36.Jawab-Nya kepada mereka:"Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?"
37.Lalu kata mereka:"Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaanMu kelak,yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu."
38.Tetapi kata Yesus kapada mereka:"Kamu tidak tahu apa yang kamu minta.Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?"
39.Jawab mereka:"Kami dapat."Yesus berkata kepada mereka:"Memang,kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima.
40.Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku,Aku tidak berhak memberikannya .Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan."
41.Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes.
42.Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata:"Kamu tahu,bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi,dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
43.Tidaklah demikian di antara kamu.Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu,hendaklah ia menjadi pelayanmu,
44.dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu,hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.
45.Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani,melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Renungan:
Ambisi akan menjadi bagus kalau disertai dengan sikap yang tulus dan penuh kasih dalam melayani sesama. Yakobus dan Yohanes menginginkan duduk di sebelah kanan dan kiri Yesus kelak.Tetapi Yesus dengan tegas mengatakan bahwa tempat itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan.
Shallom
Bacaan Injil Hari Rabu,tanggal 26 Mei 2010
Markus 10:32-45
32.Sekali peristiwa Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem.Yesus berjalan di depan.Murid-murid merasa cemas dan juga orang-orang yang mengikuti Dia dari belakang merasa takut.Sekali lagi Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan Ia mulai mengatakan kepada mereka apa yang akan terjadi atas diri-Nya,
33.kata-Nya:"Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat,dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati.Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah,
34.dan Ia akan diolok-olokkan,diludahi,disesah dan dibunuh,dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit."
35.Lalu Yakobus dan Yohanes,anak-anak Zebedeus,mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya:"Guru,kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permohonan kami!"
36.Jawab-Nya kepada mereka:"Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?"
37.Lalu kata mereka:"Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaanMu kelak,yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu."
38.Tetapi kata Yesus kapada mereka:"Kamu tidak tahu apa yang kamu minta.Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?"
39.Jawab mereka:"Kami dapat."Yesus berkata kepada mereka:"Memang,kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima.
40.Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku,Aku tidak berhak memberikannya .Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan."
41.Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes.
42.Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata:"Kamu tahu,bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi,dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
43.Tidaklah demikian di antara kamu.Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu,hendaklah ia menjadi pelayanmu,
44.dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu,hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.
45.Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani,melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Renungan:
Ambisi akan menjadi bagus kalau disertai dengan sikap yang tulus dan penuh kasih dalam melayani sesama. Yakobus dan Yohanes menginginkan duduk di sebelah kanan dan kiri Yesus kelak.Tetapi Yesus dengan tegas mengatakan bahwa tempat itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan.
Shallom
Selasa, 25 Mei 2010
Bacaan Injil Hari Selasa, 25 Mei 2010
Hari Biasa Pekan VIII
Bacaan Injil Hari Selasa,tanggal 25 Mei 2010
Markus 10:28-31
28.Setelah Yesus berkata betapa sukarnya orang kaya masuk Kerajaan Allah,berkatalah Petus kepada Yesus,"Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Engkau!"
29.Jawab Yesus:"Aku berkata kepadamu,sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya,saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan,ibunya atau bapanya,anak-anaknya atau ladangnya,
30.orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat:rumah,saudara laki-laki,saudara perempuan,ibu,anak dan ladang,sekalipun disertai berbagai penganiayaan,dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.
31.Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.
Renungan:
Kadangkala kita bertanya dalam hati,apakah yang akan kita dapatkan setelah mengikuti Yesus?Dalam Injil hari ini,Petrus menanyakan hal ini kepada Yesus.Petrus dan murid-murid yang lain telah meninggalkan keluarganya,harta dan ladangnya demi mengikuti Yesus.Meskipun murid-murid-Nya masih juga memikirkan kehidupan duniawi,tetapi Yesus dengan penuh kasih memberikan janji bahwa para murid-Nya akan mendapatkan kembali berlipat-lipat dan pada masa yang akan datang akan menerima hidup yang kekal.
Bukankah hidup yang kekal adalah tujuan akhir hidup kita?Semoga kita tetap setia mengikuti Yesus Kristus sehingga kita pun akan menerima keselamatan kekal.
Shallom
Bacaan Injil Hari Selasa,tanggal 25 Mei 2010
Markus 10:28-31
28.Setelah Yesus berkata betapa sukarnya orang kaya masuk Kerajaan Allah,berkatalah Petus kepada Yesus,"Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Engkau!"
29.Jawab Yesus:"Aku berkata kepadamu,sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya,saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan,ibunya atau bapanya,anak-anaknya atau ladangnya,
30.orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat:rumah,saudara laki-laki,saudara perempuan,ibu,anak dan ladang,sekalipun disertai berbagai penganiayaan,dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.
31.Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.
Renungan:
Kadangkala kita bertanya dalam hati,apakah yang akan kita dapatkan setelah mengikuti Yesus?Dalam Injil hari ini,Petrus menanyakan hal ini kepada Yesus.Petrus dan murid-murid yang lain telah meninggalkan keluarganya,harta dan ladangnya demi mengikuti Yesus.Meskipun murid-murid-Nya masih juga memikirkan kehidupan duniawi,tetapi Yesus dengan penuh kasih memberikan janji bahwa para murid-Nya akan mendapatkan kembali berlipat-lipat dan pada masa yang akan datang akan menerima hidup yang kekal.
Bukankah hidup yang kekal adalah tujuan akhir hidup kita?Semoga kita tetap setia mengikuti Yesus Kristus sehingga kita pun akan menerima keselamatan kekal.
Shallom
Senin, 24 Mei 2010
Hari Biasa Pekan VIII
Bacaan Injil Hari Senin.24 Mei 2010
Markus 10:17-27
17.Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya,datanglah seoarang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut dihadapan-Nya ia bertanya :"Guru yang baik,apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal.
18.Jawab Yesus:"Mengapa kaukatakan Aku baik?Tak seorang pun yang baik selain dari pada Allah saja.
19.Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah :Jangan membunuh,jangan berzinah,jangan mencuri,jangan mengucapkan saksi dusta,jangan mengurangi hak orang,hormatilah ayahmu dan ibumu!"
20.Lalu kata orang itu kepada-Nya:"Guru,semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku."
21.Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya,lalu berkata kepadanya:"Hanya satu lagi kekurangannmu:pergilah,juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin,maka engkau akan beroleh harta di surga,kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."
22.Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa,lalu pergi dengan sedih,sebab banyak hartanya .
23.Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka:"Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah."
24.Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu.Tetapi Yesus menyambung lagi:"Anak-anak-Ku,alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.
25.Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."
26.Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain:"Jiks demikian,siapakah yang dapat diselamatkan?"
27.Yesus memandang mereka dan berkata:"Bagi manusia hal itu tidak mungkin,tetapi bukan demikian bagi Allah.Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah."
Renungan:
Percaya kepada Tuhan membutuhkan totalitas yang senantiasa diperjuangkan dalam hidup kita.Totalitas dalam percaya membuat kita mampu melangkah meskipun dihadang kabut ketidakpastian.Totalitas adalah perjuangan tiada akhir karena kita yakin bahwa semua perjuangan kita tidak sia-sia dan akan indah pada waktunya.
Hidup memang seringkali penuh ketidakpastian.Namun,Tuhan pasti akan selalu hadir dalam setiap perjuangan hidup kita.Asal kita tetap setia menyerahkan diri secara total kepada kehendak-Nya, terjadilah padaku menurut kehendak-Mu.Dengan demikian,apa yang rasanya tidak mungkin bagi manusia,tiada yang mustahil bagi Allah.Tuhan menguduskan perjuangan kita.
Shallom
Markus 10:17-27
17.Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya,datanglah seoarang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut dihadapan-Nya ia bertanya :"Guru yang baik,apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal.
18.Jawab Yesus:"Mengapa kaukatakan Aku baik?Tak seorang pun yang baik selain dari pada Allah saja.
19.Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah :Jangan membunuh,jangan berzinah,jangan mencuri,jangan mengucapkan saksi dusta,jangan mengurangi hak orang,hormatilah ayahmu dan ibumu!"
20.Lalu kata orang itu kepada-Nya:"Guru,semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku."
21.Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya,lalu berkata kepadanya:"Hanya satu lagi kekurangannmu:pergilah,juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin,maka engkau akan beroleh harta di surga,kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."
22.Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa,lalu pergi dengan sedih,sebab banyak hartanya .
23.Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka:"Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah."
24.Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu.Tetapi Yesus menyambung lagi:"Anak-anak-Ku,alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.
25.Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."
26.Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain:"Jiks demikian,siapakah yang dapat diselamatkan?"
27.Yesus memandang mereka dan berkata:"Bagi manusia hal itu tidak mungkin,tetapi bukan demikian bagi Allah.Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah."
Renungan:
Percaya kepada Tuhan membutuhkan totalitas yang senantiasa diperjuangkan dalam hidup kita.Totalitas dalam percaya membuat kita mampu melangkah meskipun dihadang kabut ketidakpastian.Totalitas adalah perjuangan tiada akhir karena kita yakin bahwa semua perjuangan kita tidak sia-sia dan akan indah pada waktunya.
Hidup memang seringkali penuh ketidakpastian.Namun,Tuhan pasti akan selalu hadir dalam setiap perjuangan hidup kita.Asal kita tetap setia menyerahkan diri secara total kepada kehendak-Nya, terjadilah padaku menurut kehendak-Mu.Dengan demikian,apa yang rasanya tidak mungkin bagi manusia,tiada yang mustahil bagi Allah.Tuhan menguduskan perjuangan kita.
Shallom
Minggu, 23 Mei 2010
Hari Raya Pentakosta
Bacaan Hari Minggu,tanggal 23 Mei 2010
Yohanes 14:15-16,23b-26
15.Pada perjamuan malam terakhir Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,"Jikalau kamu mengasihi Aku,kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
16.Aku akan minta kepada Bapa,dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain,supaya ia menyertai kamu selama-lamanya.
23b.Jika seorang mengasihi Aku,Bapa-Ku akan mengasihi dia,dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dia.
24.Barangsiapa tidak mengasihi Aku,ia tidak akan menuruti firman-Ku;dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku,melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
25.Semuanya itu Kukatakan kepadamu,selagi Aku bersama-sama dengan kamu;
26.tetapi Penghibur,yaitu Roh Kudus,yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku,Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
Renungan:
Dalam jaman sebelum ada Yesus,hari raya pentakosta merupakan puncak dari musim panen,namun sejak jaman Yesus,Hari Raya Pentakosta merupakan hari turunnya Roh Kudus yang dicurahkan kepada murid-murid-Nya. Para rasul tidak lagi berada dalam ketakutan dikejar-kejar pasukan,tatapi dengan kekuatan Roh Kudus,mereka berani mewartakan kerajaan Allah.Bahkan yang fenomenal,Rasul Petrus dengan kuasa Roh Kudus,mampu memberikan khotbah yang mempertobatkan 3000 orang sekaligus.Suatu karya Roh Kudus yang luar biasa.Mereka tak lagi merayakan musim panen tanaman,melainkan panen manusia.
Seperti Yesus pernah berkata bahwa panenan banyak tetapi hanya sedikit yang memanen,maka hari ini Roh Kudus akan dicurahkan kepada kita,supaya kita dengan kuasa Roh Kudus mampu untuk mewartakan kerajaan Allah di dunia ini dan mengajak orang lain untuk mengikuti Yesus.
Shallom
Yohanes 14:15-16,23b-26
15.Pada perjamuan malam terakhir Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,"Jikalau kamu mengasihi Aku,kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
16.Aku akan minta kepada Bapa,dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain,supaya ia menyertai kamu selama-lamanya.
23b.Jika seorang mengasihi Aku,Bapa-Ku akan mengasihi dia,dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dia.
24.Barangsiapa tidak mengasihi Aku,ia tidak akan menuruti firman-Ku;dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku,melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
25.Semuanya itu Kukatakan kepadamu,selagi Aku bersama-sama dengan kamu;
26.tetapi Penghibur,yaitu Roh Kudus,yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku,Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
Renungan:
Dalam jaman sebelum ada Yesus,hari raya pentakosta merupakan puncak dari musim panen,namun sejak jaman Yesus,Hari Raya Pentakosta merupakan hari turunnya Roh Kudus yang dicurahkan kepada murid-murid-Nya. Para rasul tidak lagi berada dalam ketakutan dikejar-kejar pasukan,tatapi dengan kekuatan Roh Kudus,mereka berani mewartakan kerajaan Allah.Bahkan yang fenomenal,Rasul Petrus dengan kuasa Roh Kudus,mampu memberikan khotbah yang mempertobatkan 3000 orang sekaligus.Suatu karya Roh Kudus yang luar biasa.Mereka tak lagi merayakan musim panen tanaman,melainkan panen manusia.
Seperti Yesus pernah berkata bahwa panenan banyak tetapi hanya sedikit yang memanen,maka hari ini Roh Kudus akan dicurahkan kepada kita,supaya kita dengan kuasa Roh Kudus mampu untuk mewartakan kerajaan Allah di dunia ini dan mengajak orang lain untuk mengikuti Yesus.
Shallom
Sabtu, 22 Mei 2010
Hari Biasa Pekan VII Paskah
Bacaan Hari Sabtu,tanggal 22 Mei 2010
Yohanes 21:21-25
20.Setelah Yesus yang bangkit berkata kepada Petrus,"Ikutlah Aku,"Petrus berpaling dan melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka,yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata:"Tuhan,siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
21.Ketika Petrus melihat murid itu,ia berkata kepada Yesus:"Tuhan,apakah yang akan terjadi kepada dia ini?"
22.Jawab Yesus:"Jikalau Aku menghendaki,supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang,itu bukan urusanmu.Tetapi engkau:Ikutlah Aku."
23.Maka tersebarlah kabar diantara di antara saudara-saudara itu,bahwa murid itu tidak akan mati.Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus,bahwa murid itu tidak akan mati,melainkan:"Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang,itu bukan urusanmu."
24.Dialah murid,yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu,bahwa kesaksiannya itu benar.
25.Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus,tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu,maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
Renungan:
Kadangkala kita menanyakan kepada Yesus hal-hal yang bukan urusan kita,seperti dalam bacaan di atas,Petrus bertanya kepada Yesus tentang murid yang dilihatnya,apa yang akan terjadi kepadanya. Tetapi Yesus dengan tegas mengatakan jikalau Aku menghendaki dia tinggal hidup sampai Aku datang,itu bukan urusanmu,tetapi engkau:ikutlah Aku.Akibatnya orang-orang menganggap bahwa murid itu tidak akan mati,padahal Yesus mengatakan dengan jelas bahwa jikalau Aku menghendaki.
Peduli kepada orang lain memang bagus,tapi jangan sampai menjadikan kita sok peduli dan mengabaikan kewajiban kita untuk mengikuti Yesus dan tugas perutusan kita untuk menjadi saksi Kristus di dunia ini.
Shallom
Yohanes 21:21-25
20.Setelah Yesus yang bangkit berkata kepada Petrus,"Ikutlah Aku,"Petrus berpaling dan melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka,yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata:"Tuhan,siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
21.Ketika Petrus melihat murid itu,ia berkata kepada Yesus:"Tuhan,apakah yang akan terjadi kepada dia ini?"
22.Jawab Yesus:"Jikalau Aku menghendaki,supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang,itu bukan urusanmu.Tetapi engkau:Ikutlah Aku."
23.Maka tersebarlah kabar diantara di antara saudara-saudara itu,bahwa murid itu tidak akan mati.Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus,bahwa murid itu tidak akan mati,melainkan:"Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang,itu bukan urusanmu."
24.Dialah murid,yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu,bahwa kesaksiannya itu benar.
25.Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus,tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu,maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
Renungan:
Kadangkala kita menanyakan kepada Yesus hal-hal yang bukan urusan kita,seperti dalam bacaan di atas,Petrus bertanya kepada Yesus tentang murid yang dilihatnya,apa yang akan terjadi kepadanya. Tetapi Yesus dengan tegas mengatakan jikalau Aku menghendaki dia tinggal hidup sampai Aku datang,itu bukan urusanmu,tetapi engkau:ikutlah Aku.Akibatnya orang-orang menganggap bahwa murid itu tidak akan mati,padahal Yesus mengatakan dengan jelas bahwa jikalau Aku menghendaki.
Peduli kepada orang lain memang bagus,tapi jangan sampai menjadikan kita sok peduli dan mengabaikan kewajiban kita untuk mengikuti Yesus dan tugas perutusan kita untuk menjadi saksi Kristus di dunia ini.
Shallom
Jumat, 21 Mei 2010
Hari Biasa Pekan VII Paskah
Bacaan Hari Jum'at,tanggal 21 Mei 2010
Yohanes 21-15-19
15.Yesus yang telah bangkit menampakkan diri kepada murid-murid-Nya.Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus:"Simon,anak Yohanes,apakah engkau mengasihi Aku lebih daripada mereka ini?"Jawab Petrus kepada-Nya:"Benar Tuhan,Engkau tahu,bahwa Aku mengasihi Engkau."Kata Yesus kepadanya:"Gembalakanlah domba-domba-Ku."
16.Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya :"Simon,anak Yohanes,apakah engkau mengasihi Aku?"Jawab Petrus kepada-Nya:"Benar Tuhan,Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau."Kata Yesus kepadanya:"Gembalakanlah domba-domba-Ku."
17.Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya:"Simon,anak Yohanes,apakah engkau mengasihi Aku?"Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya :"Apakah engkau mengasihi Aku?"Dan ia berkata kepada-Nya:"Tuhan,Engkau tahu segala sesuatu,Engkau tahu,bahwa aku mengasihi Engkau."Kata Yesus kepada-Nya:"Gembalakanlah domba-domba-Ku.
18.Aku berkata kepadamu:"Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki,tetapi jika engkau sudah menjadi tua,engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak engkau kehendaki."
19.Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah.Sesudah berkata demikian Ia berkata kepada Petrus:"Ikutlah Aku."
Renungan:
Tadi malam saya melihat film India berjudul 3 idiots.Ceritanya bagus sekali, tentang kisah persahabatan 3 orang mahasiswa.Inti ceritanya dan hikmah yang bisa kita ambil adalah bahwa dalam belajar/melakukan pekerjaan hendaknya dilakukan karena kita menyukai pekerjaan itu bukan karena keterpaksaan. Dalam film tersebut,Raju,menjadi mahasiswa fakultas teknik karena memenuhi keinginan orang tuanya supaya anaknya menjadi insinyur,padahal dalam hatinya ia sebenarnya menginginkan untuk menjadi photografer. Teman yang satunya,Farhan,meskipun menyukai bidang teknik,namun karena merasa tertekan karena menanggung beban berat (ketakutan karena memikirkan ayahnya yang sakit,kakak perempuannya yang belum menikah,keluarganya yang kurang mampu) sehingga menjadikannya tidak enjoy dalam belajar.Setiap hasil ujian diumumkan,keduanya selalu berada di peringkat terbawah.
Namun berkat Rancho,Raju dan Farhan akhirnya bisa sukses.Raju dengan keberaniannya bisa menjelaskan kepada orang tuanya bahwa ia sebenarnya tidak berminat menjadi insinyur melainkan fotografer.Dengan lapang dada,orang tuanya pun akhirnya mendukung demi kebahagiaan anaknya.Farhan pun berkat kejujurannya bisa mendapatkan pekerjaan yang mapan. Dia berhasil membuang ketakutan-ketakutan yang selama ini membebaninya. Yang fenomenal adalah sang aktor utama,Rancho yang berhasil mendirikan perusahaan besar.
Kita pun semestinya bisa mencontoh ketiga orang tersebut.Jikalau kita mencintai sesuatu hal,misal dalam pekerjaan yang kita sukai niscaya kesuksesan akan menghampiri kita. Demikian juga dalam hal kerohanian,jikalau kita mencintai dan mengasihi Yesus Kristus dengan sepenuh hati,Dia pasti akan mempercayakan kepada kita tanggung jawab yang besar.
Shallom
Yohanes 21-15-19
15.Yesus yang telah bangkit menampakkan diri kepada murid-murid-Nya.Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus:"Simon,anak Yohanes,apakah engkau mengasihi Aku lebih daripada mereka ini?"Jawab Petrus kepada-Nya:"Benar Tuhan,Engkau tahu,bahwa Aku mengasihi Engkau."Kata Yesus kepadanya:"Gembalakanlah domba-domba-Ku."
16.Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya :"Simon,anak Yohanes,apakah engkau mengasihi Aku?"Jawab Petrus kepada-Nya:"Benar Tuhan,Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau."Kata Yesus kepadanya:"Gembalakanlah domba-domba-Ku."
17.Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya:"Simon,anak Yohanes,apakah engkau mengasihi Aku?"Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya :"Apakah engkau mengasihi Aku?"Dan ia berkata kepada-Nya:"Tuhan,Engkau tahu segala sesuatu,Engkau tahu,bahwa aku mengasihi Engkau."Kata Yesus kepada-Nya:"Gembalakanlah domba-domba-Ku.
18.Aku berkata kepadamu:"Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki,tetapi jika engkau sudah menjadi tua,engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak engkau kehendaki."
19.Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah.Sesudah berkata demikian Ia berkata kepada Petrus:"Ikutlah Aku."
Renungan:
Tadi malam saya melihat film India berjudul 3 idiots.Ceritanya bagus sekali, tentang kisah persahabatan 3 orang mahasiswa.Inti ceritanya dan hikmah yang bisa kita ambil adalah bahwa dalam belajar/melakukan pekerjaan hendaknya dilakukan karena kita menyukai pekerjaan itu bukan karena keterpaksaan. Dalam film tersebut,Raju,menjadi mahasiswa fakultas teknik karena memenuhi keinginan orang tuanya supaya anaknya menjadi insinyur,padahal dalam hatinya ia sebenarnya menginginkan untuk menjadi photografer. Teman yang satunya,Farhan,meskipun menyukai bidang teknik,namun karena merasa tertekan karena menanggung beban berat (ketakutan karena memikirkan ayahnya yang sakit,kakak perempuannya yang belum menikah,keluarganya yang kurang mampu) sehingga menjadikannya tidak enjoy dalam belajar.Setiap hasil ujian diumumkan,keduanya selalu berada di peringkat terbawah.
Namun berkat Rancho,Raju dan Farhan akhirnya bisa sukses.Raju dengan keberaniannya bisa menjelaskan kepada orang tuanya bahwa ia sebenarnya tidak berminat menjadi insinyur melainkan fotografer.Dengan lapang dada,orang tuanya pun akhirnya mendukung demi kebahagiaan anaknya.Farhan pun berkat kejujurannya bisa mendapatkan pekerjaan yang mapan. Dia berhasil membuang ketakutan-ketakutan yang selama ini membebaninya. Yang fenomenal adalah sang aktor utama,Rancho yang berhasil mendirikan perusahaan besar.
Kita pun semestinya bisa mencontoh ketiga orang tersebut.Jikalau kita mencintai sesuatu hal,misal dalam pekerjaan yang kita sukai niscaya kesuksesan akan menghampiri kita. Demikian juga dalam hal kerohanian,jikalau kita mencintai dan mengasihi Yesus Kristus dengan sepenuh hati,Dia pasti akan mempercayakan kepada kita tanggung jawab yang besar.
Shallom
Langganan:
Postingan (Atom)
